Minggu, 14 Agustus 2022

7 Manfaat Jahe, Atasi Gangguan Pencernaan hingga Cegah Kanker

 Tahukah Anda bahwa ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari konsumsi jahe?

KOMPAS.com - Apakah Anda suka mengonsumsi makanan atau minuman mengandung jahe yang memiliki sensasi hangat? Tahukah Anda bahwa ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari konsumsi jahe? Jahe sering kita temukan di dapur karena memiliki kegunaan dalam meningkatkan aroma makanan dan menghilangkan bau amis pada ikan. Jahe dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan ukuran, bentuk, dan warna rimpangnya. jahe putih atau jahe kuning besar: sering dijadikan bahan campuran minuman atau jahe olahan jahe kuning kecil atau jahe emprit: punya rasa yang lebih pedas jahe merah: jahe yang memiliki ukuran paling kecil. sering digunakan untuk ramuan obat-obatan. Baca juga: 5 Manfaat Teh Jahe bagi Kesehatan Selain digunakan sebagai bahan dapur, jahe sarat akan nutrisi, senyawa bioaktif, gingerol, olerosin, hingga minyak atsiri yang berperan menimbulkan rasa pedas pada jahe. Tak heran jahe sering dijadikan alternatif pengobatan beberapa penyakit, antara lain:

1.      Atasi gangguan pencernaan kronis

Gangguan pencernaan kronis ditandai dengan nyeri berulang dan rasa tak nyaman di bagian atas perut. Nyeri perut umumnya disebabkan oleh gastroparesis atau melambatnya pengosongan makanan dari lambung ke usus halus. Konsumsi air jahe dapat mempercepat pengosongan makanan sehingga kita dapat terhindari dari nyeri perut. Orang umumnya mampu mengosongkan lambung dalam waktu 1-2 jam. Namun, pengosongan lambung hanya butuh waktu sekitar 12 menit apabila mengonsumsi jahe. Baca juga: Benarkah Jahe Dapat Bantu Turunkan Berat Badan?

 

 

2.      Menurunkan berat badan

Dilansir dari Healthline, jahe dapat mengurangi berat badan dengen mengecilkan pinggul atau pinggang seseorang.

Hal ini karena jahe memiliki potensi untuk membantu membakar kalori serta mengurangi peradangan. Sebuah studi pada tahun 2016 terhadap 80 wanita obesitas ditemukan bahwa jahe juga dapat membantu mengurangi indeks massa tubuh (BMI) dan kadar insulin darah. Sebagai informasi, kadar insulin darah yang tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas atau kelebihan berat badan.

 

3.      Menurunkan gula darah

Jahe disebut memiliki sifat anti-diabetes yang kuat. Hal itu karena bahan dapur ini memiliki indeks glikemik rendah serta mampu menurunkan kadar gula darah. Berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat, dalam 100 gram jahe mengandung 80 kalori, 1,82 gram protein, dan 2 gram serat makanan. Dalam penelitian yang diterbutkan dalam Journal of Ethnic Foods, mengonsumsi jahe bisa membantu mengurangi kadar A1C dan kadar glukosa serum puasa pada penderita diabetes tipe II. Kendati demikian, sebelum mencoba pengobatan alami diabetes dengan konsumsi jahe, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Baca juga: Cara Mengobati Vertigo dengan Jahe

4.     Mengurangi nyeri haid

Nyeri yang dirasakan seorang wanita selama siklus menstruasi disebut dengan dismenore. Konsumsi air jahe atau jahe parut pada awal periode menstruasi sangat efektif dalam melawan nyeri haid. Jahe bahkan terbukti memiliki efektifas yang sama dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang biasanya digunakan untuk mengurangi rasa nyeri yaitu asam mefenamat dan ibuprofen.



5.     Menurunkan kolesterol

Kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dapat mengakibatkan peningkatan risiko penyakit jantung. Jahe sering digunakan sebagai alternatif dalam menurunkan kolesterol karena tumbuhan dengan nama ilmiah Zingiber officinale ini dapat mengaktifkan enzim dengan meningkatkan kerja kolesterol. Selain itu, kandungan gingerol pada jahe mampu mencegah penggumpalan darah dan melancarkan aliran darah, sehingga mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh kolesterol tinggi, seperti stroke dan penyakit jantung.

 

6.      Menjaga imunitas

Jahe diyakini dapat menjaga dan meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh. Itu berarti, orang yang rutin mengonsumsi jahe, bisa memiliki tubuh yang lebih kuat dan mampu menangkal berbagai penyakit. Ekstrak jahe merah juga memiliki efek antiradang dan pereda demam alami. Tak heran, jahe sering dijadikan minuman untuk mendukung proses pemulihan saat seseorang sedang sakit. Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Jahe?

 

7.     Mencegah kanker Jahe mengandung zat gingerol, yang tampaknya memiliki efek perlindungan terhadap kanker. Selain itu, jahe merah diketahui mengandung zat antikanker dan antioksidan yang menghambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker, seperti: kanker usus kanker lambung kanker pankreas kanker hati kanker payudara kanker ovarium Namun, manfaat jahe merah masih perlu dibuktikan lagi dengan penelitian lebih lanjut. Jahe juga belum bisa menggantikan peran penanganan kanker yang lain, seperti operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi.

Kemendikbudristek: Teknologi Solusi Akses Pemerataan Pendidikan di RI


 

Jakarta - Proses pembelajaran di era pandemi mendorong tenaga pendidik, peserta didik, dan orang tua beralih menggunakan teknologi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bahkan telah menerapkan teknologi sebagai upaya pemulihan pembelajaran pascapandemi.

Dalam hal ini, teknologi diharap dapat meningkatkan pendidikan di Indonesia sehingga lebih cepat pulih dan bangkit. Di samping itu, penerapan teknologi dalam proses pembelajaran juga diharap menjadi upaya untuk memajukan dunia pendidikan.

"Terobosan teknologi telah kita lakukan di berbagai bidang mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan tinggi, hingga vokasi. Kita bergerak bagaimana teknologi bisa menjadi solusi untuk akses kualitas, pemerataan, dan lompatan kemajuan pendidikan di seluruh Indonesia," ujar Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril dalam keterangan tertulis, Jumat (12/8/2022).

Lebih lanjut, Iwan mengatakan sebelumnya, penerapan teknologi dalam proses pembelajaran sulit diterima. Namun, berkat upaya tenaga pendidik Indonesia membuat penggunaan teknologi dapat diterima.

"Kalau dulu guru-guru sangat sulit mendapatkan pelatihan-pelatihan karena batasan jarak dan biaya. Sekarang dengan teknologi para guru bergerak mengakselerasi transformasi pendidikan melalui teknologi pada platform Merdeka Mengajar. Ini jauh efisien biaya dan lebih simpel karena guru hanya membuka aplikasi di gawainya untuk mendapatkan modul-modul program prioritas Kemendikbudristek," imbuhnya.


"Teknologi bisa menjadi solusi untuk memudahkan administrasi sehingga saat di sekolah guru bisa lebih fokus pada pembelajaran siswa, bisa meningkatkan kompetensi para guru melalui platform Merdeka Mengajar, serta bisa memberi masukan strategis untuk perbaikan yang berkelanjutan," jelasnya.

Senada dengan Iwan, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kiki Yuliati pun mengajak para kepala sekolah untuk turut memanfaatkan teknologi. Salah satunya dengan membuat Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK).

"Kami menantang kepala sekolah untuk memanfaatkan teknologi sehingga mereka juga akan mengajak sekolah lainnya untuk bergerak menggunakan dan mengembangkan teknologi," katanya.


DPR RI Diminta Segera Mengesahkan RKUHP

DPR RI Diminta Segera Mengesahkan RKUHP

 

JAKARTA - Rencana pengesahan RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( RKUHP ) menjadi undang-undang yang sempat tertunda pada 2019 lalu mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Para pemuka agama, wakil rakyat, hingga pakar hukum menilai bangsa Indonesia membutuhkan hukum pidana baru yang lebih sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini. 


RKUHP adalah salah satu RUU peninggalan DPR periode 2014-2019 yang batal disahkan pada hari-hari terakhir. RUU ini sejatinya akan disetujui DPR pada rapat paripurna 2019. Tapi saat itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta DPR menunda pengesahan RKUHP bersama 3 RUU lainnya, yakni RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan, dan RUU Minerba karena menuai penolakan.


Sikap itu disampaikan Jokowi setelah menerima para pemimpin DPR, serta perwakilan fraksi dan komisi DPR di Istana Merdeka pada 23 September 2019. "Ditunda pengesahannya supaya kami bisa mendapat masukan-masukan, maupun substansi yang lebih baik dan sesuai keinginan masyarakat," kata Jokowi. 


Guru Besar Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Benny Riyanto menyatakan, RKUHP baru penting untuk mengikuti pergeseran paradigma dalam ajaran hukum pidana, yaitu dari paradigma keadilan retributif yakni, balas dendam dengan penghukuman badan, menjadi paradigma keadilan yang mencakup prinsip-prinsip keadilan korektif (bagi pelaku), restoratif (bagi korban), dan rehabilitatif (bagi keduanya) 


Mantan Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan HAM ini menuturkan, tertundanya pengesahan RUU KUHP pada 2019 terjadi lantaran protes terhadap minimnya pelibatan partisipasi publik dan beberapa pasal kontroversial. Menjawab protes publik, Benny memastikan selama penyusunan RKUHP pemerintah sudah banyak melaksanakan sosialisasi ke berbagai ibu kota provinsi melalui kegiatan diskusi dan seminar. “Pembentukan RKUHP sudah memenuhi asas meaningful participation atau partisipasi yang bermakna,” katanya. 


Partisipasi yang bermakna mencakup tiga unsur, yaitu hak untuk didengar, hak untuk mendapat penjelasan, dan hak untuk dipertimbangkan. Benny menyebut, beberapa rumusan norma dalam RKUHP telah pula mengakomodasi masukan dari masyarakat sipil. Contohnya adalah rumusan norma dalam pasal tentang penodaan agama dan aborsi. Selain itu RKUHP juga memasukkan norma terkait tindak pidana khas Indonesia, misalkan menyatakan diri memiliki kekuatan ghaib yang dapat mencelakakan orang lain. 


RKUHP juga mengakomodasi nilai-nilai budaya bangsa. Dalam RKUHP Pasal 477 contohnya, terjadi perluasan norma yang selaras dengan nilai-nilai budaya bangsa, yaitu bahwa persetubuhan dengan anak di bawah umur 18 tahun, walaupun dengan persetujuan, dikategorikan perkosaan. “Bahkan perbuatan cabul tertentu juga dianggap perkosaan. Tapi hal yang paling penting dalam RUU KUHP adalah memasukkan norma yang melindungi Pancasila,” ucapnya. Alhasil, Benny menyebutkan, berdasarkan berbagai pertimbangan tersebut, substansi RKUHP sudah sangat ideal sebagai basis norma hukum pidana nasional. “Maka perlu segera disahkan, mengingat anggota DPR pada tahun 2022 ini masa sidangnya tinggal dua kali lagi,” katanya.



Makin Brutal, KKB Bakar Sekolah hingga Puskesmas di Distrik Ilaga Papua


4 Mei 2021 10:23  - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi terornya dengan membakar gedung Sekolah Dasar (SD), Puskesmas, dan Rumah Dinas Guru di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, aksi pembakaran fasilitas umum tersebut terjadi mulai pada Minggu (2/5) sekitar pukul 23.00 WIT. Hal itu dilaporkan langsung saksi mata Kepala Distrik Ilaga Utara, Joni Elatotagam.

“Telah terjadi pembakaran Gedung Puskesmas, Gedung Sekolah dan pengerusakan fasilitas jalan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB),” kata Kamal lewat keterangannya, Selasa (4/5).

Makin Brutal, KKB Bakar Sekolah hingga Puskesmas di Distrik Ilaga Papua (1)

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal. Foto: Raga Imam/kumparan

Kamal menuturkan, warga melihat kepulan asap saat pengrusakan yang dilakukan KKB. Aksi pembakaran itu juga dibantu oleh simpatisan KKB.

“Selain itu ada banyak sekali simpatisan KKB yang membantu pembakaran gedung dan pengerusakan fasilitas jalan yang dibagi dalam beberapa kelompok,” ujar Kamal.

Makin Brutal, KKB Bakar Sekolah hingga Puskesmas di Distrik Ilaga Papua (2)

Lokasi sekolah, puskesmas, dan rumah dinas guru yang dibakar KKB di Ilaga, Papua. Foto: Mabes TNI

Lebih lanjut, kata Kamal, KKB membagi simpatisannya dengan kelompok perusak gedung sekolah, puskesmas, dan jalan umum. Aksi itu dikawal anggota KKB yang memiliki senjata api.

Makin Brutal, KKB Bakar Sekolah hingga Puskesmas di Distrik Ilaga Papua (3)

Lokasi sekolah, puskesmas, dan rumah dinas guru yang dibakar KKB di Ilaga, Papua. Foto: Mabes TNI

“Kelompok yang bersenjata berada di pinggir jalan mengamankan simpatisan yang bekerja merusak fasilitas umum tersebut,” tandasnya.

72.288 Benur Nyaris Diselundupkan ke Singapura, Negara Rugi Rp 7 M

 

Foto: Polisi gagalkan penyelundupan 72 ribu lebih baby lobster ke Singapura

Tangerang - Sebanyak 72.288 ekor baby lobster hendak diselundupkan ke Singapura digagalkan Polres Bandara Soekarno-Hatta. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp 7 miliar akibat penyelundupan baby lobster tersebut.

"Untuk kerugian sendiri taksiran sementara Rp 7 Miliar lebih," kata Kapolres Bandara Soekarno Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra saat jumpa pers di kantornya, Tangerang, Banten, Selasa (4/5/2021).

Adi menuturkan selain mengamankan 22 boks baby lobster, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti lain, di antaranya kantong plastik, sayuran selada air dan juga rekaman CCTV di lokasi.

"Personel Satreskrim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 22 boks styrofoam berwarna putih, kemudian 7 kantong plastik berisi sayuran jenis selada air, kemudian 253 kantong plastik bening yang digunakan untuk membungkus benih lobster, kemudian satu buah flashdisk berisikan video hasil rekaman CCTV," tuturnya.

Adi menyampaikan total ada 70 ribu lebih benih lobster (panulirus SPP) dalam boks tersebut. Lobster itu berjenis pasir dan mutiara.

"Untuk perhitungan berapa banyak benih lobster sendiri, kita bekerja sama dengan karantina perikanan untuk menghitungnya. Jadi setelah menghitung ada sekitar 72.288 ekor benih lobster panulirus SPP terdiri dari 72.105 ekor jenis pasir dan 183 ekor jenis mutiara," ujarnya.

Lebih lanjut Adi mengatakan sebanyak 72.248 ekor baby lobster dilepas kembali, sementara sisanya diamankan sebagai barang bukti. Pelepasan baby lobster dilakukan di perairan laut Serang, Banten.

"Kemudian setelah dihitung, kemudian sudah kita sisihkan lobster ini sesuai dengan SOP, langsung pada malam itu juga untuk keberlangsungan hidup dari lobster ini dilakukan pelepasliaran bersama karantina perikanan di perairan laut sekitar Serang, sebanyak 72.248 ekor benih lobster dilepasliarkan kembali, dan 120 ekor disisihkan untuk barang bukti dan sudah kita buatkan berita acaranya," ucapnya.

Penyelundupan baby lobster ini dilakukan oleh perusahaan fiktif yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Dalam kasus ini polisi menetapkan 4 tersangka yakni HZ, AFA, DS dan B.

Keempatnya diketahui sudah pernah menyelundupkan benih lobster sebanyak 8 kali. Penyelundupan baby lobster ke luar negeri ini terjadi sejak 18 Maret hingga 6 April 2021.

7 Manfaat Jahe, Atasi Gangguan Pencernaan hingga Cegah Kanker

  KOMPAS.com - Apakah Anda suka mengonsumsi makanan atau minuman mengandung jahe yang memiliki sensasi hangat? Tahukah Anda bahwa ada bany...